Biaya TikTok Shop 2025 UMKM: Hitung Keuntungan, Komisi & Pajak Lengkap

Ilustrasi dashboard penjual TikTok Shop menampilkan rincian komisi, PPN 11%, dan PPh untuk UMKM Indonesia
Ilustrasi Hitung Biaya TikTok Shop UMKM


Berjualan di TikTok Shop memang menggiurkan: video bisa viral, produk cepat dilihat banyak orang, dan tanpa perlu bayar iklan besar-besaran. Tapi di balik setiap pesanan yang masuk, selalu ada satu pertanyaan penting:

“Sebenarnya berapa sih potongan TikTok Shop per transaksi, dan berapa yang benar-benar masuk ke rekening saya?”

Di artikel ini, kita akan membahas secara praktis dan transparan:

  • Jenis biaya dan potongan di TikTok Shop (komisi + pajak)
  • Tarif komisi per kategori produk di TikTok Shop 2025
  • Cara kerja PPN 11%, PPh 23 (2%), dan PPh Final UMKM 0,5%
  • Simulasi perhitungan nyata: dari harga jual sampai dana bersih
  • Perbandingan biaya TikTok Shop vs Shopee, Tokopedia, Lazada
  • Tips strategis agar tetap untung meskipun ada potongan

Cocok untuk Anda yang:

  • Pemilik UMKM, penjual online, atau baru mau mulai jualan di TikTok Shop
  • Sering bertanya, “Kok dana cairnya segini? Potongannya apa saja?”

Catatan: Angka dan skema di artikel ini mengacu pada kebijakan TikTok Shop Indonesia dan regulasi pajak yang berlaku, dan bisa berubah sewaktu-waktu. Selalu cek TikTok Seller Center dan regulasi resmi (PMK, DJP) untuk update terbaru.


1. Ringkasan Cepat: Biaya Apa Saja di TikTok Shop?

Infografis sederhana yang menampilkan tiga jenis biaya di TikTok Shop: komisi transaksi, pajak, dan tanpa biaya pendaftaran

Supaya tidak bingung dari awal, ini gambaran singkat biaya operasional di TikTok Shop:

  1. Komisi transaksi (transaction fee)
    • Dipotong oleh TikTok setiap ada penjualan
    • Besarannya berbeda per kategori produk (dinamis)
  2. Pajak (dipotong otomatis oleh platform)
    • PPN 11%: dipungut dari pembeli, disetorkan ke negara
    • PPh 23 (2%): hanya jika penjual memasukkan NPWP
    • PPh Final UMKM 0,5%: skema alternatif yang lebih ringan, tapi pengelolaannya ada di pihak penjual
  3. Tidak ada biaya pendaftaran / biaya bulanan
    • Anda hanya bayar kalau ada transaksi yang berhasil

Di bagian selanjutnya kita akan bedah satu per satu, lengkap dengan contoh hitungan.


2. Komisi Transaksi TikTok Shop 2025

Grafik batang yang membandingkan persentase komisi TikTok Shop untuk beberapa kategori seperti fashion, skincare, elektronik, buku, dan rumah tangga

2.1 Apa itu komisi transaksi?

Komisi transaksi adalah biaya layanan yang dikenakan TikTok Shop setiap kali produk Anda terjual. Komisi ini langsung dipotong dari nilai penjualan sebelum dana dicairkan ke rekening.

Tidak seperti beberapa marketplace lama yang memakai komisi flat, TikTok Shop pakai sistem komisi per kategori. Artinya:

  • Kategori tertentu seperti skincare dan elektronik cenderung punya komisi lebih tinggi
  • Kategori lain seperti buku atau fashion biasanya lebih rendah

2.2 Tarif komisi TikTok Shop per kategori (2025)

Berikut contoh struktur komisi TikTok Shop per kategori berdasarkan kebijakan yang berlaku untuk periode 2025 (angka dapat berubah; gunakan sebagai panduan, bukan patokan absolut):

Kategori Produk Komisi Transaksi
Fashion & Aksesori 5%
Elektronik 8%
Skincare & Kecantikan 10%
Rumah Tangga 6%
Makanan & Minuman 7%
Buku & Pendidikan 4%
Otomotif 9%
Kesehatan 8%


Poin penting:

  • Komisi dihitung dari nilai produk, belum termasuk ongkir
  • Komisi ini biasanya sudah tercantum di TikTok Seller Center → Pengaturan Biaya / Fee
  • Angka bisa sedikit berbeda tergantung program atau kategori produk yang spesifik

2.3 Komisi saat periode promosi besar

Pada periode kampanye besar (misalnya 4.4, 9.9, 10.10, 12.12), TikTok Shop bisa:

  • Menurunkan komisi: TikTok menanggung sebagian biaya untuk menarik lebih banyak penjual & promo
  • Menaikkan komisi: khusus produk/kategori tertentu dengan layanan tambahan (misalnya exposure premium, fitur promosi, dan lain-lain)

Contoh kasus lapangan:
Pada kampanye 10.10 2024, beberapa penjual skincare melaporkan komisi naik hingga 12%, dengan alasan ada “biaya layanan premium” saat promo besar.

Karena sifatnya sangat dinamis, jangan hanya mengandalkan angka umum. Selalu:

  • Cek dashboard TikTok Seller Center Anda secara berkala
  • Bandingkan komisi antar produk, bahkan di dalam toko yang sama
  • Catat perubahan komisi saat ikut campaign tertentu

2.4 Apakah ada biaya pendaftaran atau langganan?

Ini salah satu keunggulan TikTok Shop untuk UMKM:

  • Tidak ada biaya pendaftaran seller
  • Tidak ada biaya langganan bulanan wajib
  • Tidak ada paket “premium seller wajib bayar per bulan”

Anda hanya membayar jika ada transaksi berhasil. Untuk penjual pemula dan UMKM, ini sangat membantu karena:

  • Risiko biaya tetap rendah
  • Anda bisa mulai dulu, tes produk, baru kemudian scale up

3. Pajak di TikTok Shop: PPN 11%, PPh 23, dan PPh Final 0,5%

Sejak beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia memperketat aturan pajak e-commerce. Platform seperti TikTok Shop wajib memungut dan menyetor pajak atas transaksi yang terjadi di dalam sistem mereka.

Di TikTok Shop, ada tiga jenis pajak yang perlu Anda pahami:

  1. PPN 11% – pajak pertambahan nilai
  2. PPh Pasal 23 (2%) – pajak penghasilan, dipotong kalau Anda punya NPWP
  3. PPh Final UMKM 0,5% – skema pajak khusus untuk UMKM dengan omzet tertentu

3.1 PPN 11% – Dipungut dari pembeli, disetorkan oleh platform

Berdasarkan PMK No. 48/PMK.03/2024, seluruh transaksi e-commerce di Indonesia dikenai PPN 11% dan marketplace seperti TikTok Shop bertindak sebagai pemungut PPN.

Artinya:

  • PPN 11% dihitung dari nilai jual produk
  • PPN dipungut dari pembeli, bukan dari kantong penjual
  • TikTok Shop yang akan menyetorkan PPN ini ke negara

Contoh sederhana:

  • Harga produk yang Anda pasang: Rp1.000.000
  • PPN 11%: Rp110.000
  • Pembeli membayar Rp1.110.000 (belum termasuk ongkir)
  • Uang Rp110.000 ini tidak akan pernah masuk ke saldo Anda – langsung disisihkan sebagai pajak

Jika usaha Anda sudah terdaftar sebagai PKP (Pengusaha Kena Pajak), Anda bisa:

  • Mengkredit PPN Masukan (misalnya dari biaya operasional atau pembelian barang dagangan)
  • Mengelolanya dalam pembukuan dan pelaporan PPN bulanan

Namun, untuk kebanyakan UMKM kecil, fokus utamanya cukup memahami bahwa:

PPN 11% membuat nominal yang dibayar pembeli lebih besar, tapi bukan potongan tambahan dari penghasilan bersih Anda.

3.2 PPh Pasal 23 (2%) – Jika Anda punya NPWP dan terdaftar

Jika Anda mendaftar di TikTok Shop sebagai penjual dengan NPWP (baik individu atau badan usaha), TikTok Shop wajib memotong PPh Pasal 23 dari transaksi Anda.

Garis besar aturannya:

  • Tarif PPh 23: 2% dari nilai transaksi bruto
  • Dihitung dari harga jual produk (sebelum komisi dipotong)
  • Hanya berlaku kalau Anda input NPWP
  • TikTok menerbitkan bukti potong (e-Bupot) dan melaporkannya ke DJP

Contoh perhitungan:

  • Nilai transaksi: Rp10.000.000
  • PPh 23 (2% × 10.000.000) = Rp200.000
  • Rp200.000 ini akan dipotong dari saldo Anda sebelum pencairan

PPh 23 ini nantinya bisa Anda:

  • Kreditkan saat lapor SPT Tahunan
  • Menjadi bagian dari perhitungan pajak penghasilan sebagai kredit pajak (pajak yang sudah dibayar di muka)

3.3 PPh Final UMKM 0,5% – Alternatif lebih ringan untuk penjual kecil

Bagi UMKM dengan omzet di bawah Rp4,8 miliar per tahun, pemerintah menyediakan skema PPh Final 0,5% (PMK No. 23/2018).

Keunggulannya:

  • Tarif hanya 0,5% dari omzet (lebih rendah dari PPh 23 yang 2%)
  • Skemanya final: pajak dianggap selesai di situ (lebih sederhana bagi UMKM)
  • Bisa digunakan meskipun Anda sudah memiliki NPWP

Namun, di sisi teknis:

  • TikTok Shop umumnya belum sepenuhnya otomatis menyesuaikan ke skema PPh Final 0,5%
  • Anda tetap perlu mengelola pembayaran dan pelaporannya sendiri ke DJP

Agar bisa memanfaatkan PPh Final UMKM 0,5%, biasanya Anda perlu:

  1. Memastikan Anda memenuhi syarat omzet (≤ Rp4,8 miliar/tahun)
  2. Menggunakan NPWP UMKM dan memilih skema PPh Final di sistem pajak Anda
  3. Tidak membiarkan TikTok memotong PPh 23 untuk transaksi yang sama (konfirmasi di pengaturan atau dengan konsultan pajak)
  4. Membayar PPh Final 0,5% secara bulanan/kuartalan melalui DJP Online dan melaporkannya

Saran praktis:
Jika omzet Anda masih di bawah ±Rp400 juta per bulan, skema PPh Final 0,5% biasanya jauh lebih hemat dibanding dipotong 2% PPh 23 di setiap transaksi.


4. Simulasi: Berapa Dana Bersih yang Anda Terima?

Agar lebih mudah dipahami, mari kita lihat dua contoh kasus nyata. Anggap ongkir dibiayai terpisah (tidak masuk dasar pengenaan pajak dan komisi).

4.1 Studi Kasus 1 – Penjual Skincare (Harga Rp500.000, Terdaftar NPWP, Kena PPh 23)

Data:

  • Kategori: Skincare & Kecantikan
  • Harga jual per produk: Rp500.000
  • Komisi kategori skincare: 10%
  • PPN 11%: dipungut dari pembeli
  • PPh 23: 2% dari nilai jual
Komponen Rumus Jumlah
Harga jual Rp500.000
Komisi TikTok 10% × 500.000 Rp50.000
PPN 11% 11% × 500.000 (dari pembeli) Rp55.000
PPh 23 2% × 500.000 Rp10.000
Total potongan (dari sisi penjual) Komisi + PPh 23 Rp60.000
Dana diterima penjual 500.000 − (50.000 + 10.000) Rp440.000

Catatan: Rp55.000 PPN bukan potongan keuntungan Anda, tetapi pajak yang dipungut dari pembeli dan disetorkan ke negara.

4.2 Studi Kasus 2 – Penjual Fashion (Harga Rp300.000, Pakai PPh Final 0,5%)

Data:

  • Kategori: Fashion & Aksesori
  • Harga jual: Rp300.000
  • Komisi fashion: 5%
  • PPN 11%: dipungut dari pembeli
  • PPh Final UMKM: 0,5% dari omzet
Komponen Rumus Jumlah
Harga jual Rp300.000
Komisi TikTok 5% × 300.000 Rp15.000
PPN 11% 11% × 300.000 (dari pembeli) Rp33.000
PPh Final 0,5% 0,5% × 300.000 Rp1.500
Total potongan (dari sisi penjual) Komisi + PPh Final Rp16.500
Dana diterima penjual 300.000 − (15.000 + 1.500) Rp283.500

Bandingkan dengan jika pakai PPh 23 (2%):

  • PPh 23 = 2% × 300.000 = Rp6.000
  • Selisih pajak: 6.000 − 1.500 = hemat Rp4.500 per transaksi

Semakin besar omzet, penghematan 1,5% ini akan terasa signifikan dalam laporan keuangan Anda.


5. Perbandingan Biaya TikTok Shop vs Marketplace Lain

Agar ada gambaran posisi TikTok Shop di antara pemain lain, berikut perbandingan kasar biaya transaksi (tidak termasuk promo khusus):

Platform Komisi Rata-rata PPN 11% PPh 23 Biaya Tetap Lain
TikTok Shop 5%–10% Ya Ya Tidak ada biaya tetap
Shopee 2%–6% Ya Ya Paket langganan (opsional)
Tokopedia 3%–8% Ya Ya Paket langganan (opsional)
Lazada 4%–8% Ya Ya Iuran/paket premium

Keunggulan TikTok Shop untuk UMKM:

  • Tanpa biaya tetap bulanan
  • Algoritma konten yang kuat (video bisa jadi “iklan gratis”)
  • Komisi masih cukup kompetitif untuk kategori fashion, rumah tangga, buku

Kekurangannya:

  • Komisi kategori tertentu (skincare, elektronik) relatif tinggi
  • Dukungan skema PPh Final UMKM belum sepenuhnya otomatis di dalam sistem
  • Detail potongan kadang perlu dicek manual di laporan agar benar-benar paham

6. Mitos vs Fakta tentang Biaya & Pajak di TikTok Shop

Mitos 1: “Jualan di TikTok Shop bebas pajak.”
Faktanya:
Semua transaksi di TikTok Shop terdata dan dilaporkan ke Direktorat Jenderal Pajak. TikTok adalah PPSE terdaftar, wajib menyerahkan data transaksi penjual ke DJP secara berkala.

Mitos 2: “UMKM kecil tidak perlu bayar pajak sama sekali.”
Faktanya:

  • PPN 11% tetap dipungut dari pembeli, apapun skala bisnis Anda
  • Soal PPh: skemanya mungkin lebih ringan (misalnya PPh Final 0,5%), tapi bukan berarti tidak ada pajak sama sekali

Mitos 3: “Komisi TikTok Shop selalu sama untuk semua produk.”
Faktanya:

  • Komisi sangat bergantung kategori produk
  • Bisa berubah saat Anda ikut campaign, promo, atau program khusus
  • Bahkan dalam satu toko, produk A dan B bisa kena komisi berbeda

7. Cara Mengurangi Biaya & Maksimalkan Keuntungan di TikTok Shop

Berikut beberapa strategi praktis yang bisa langsung Anda terapkan:

7.1 Pilih kategori dengan komisi relatif rendah

Jika Anda masih fleksibel dalam memilih produk:

  • Fokus ke kategori dengan komisi 4%–6% seperti:
    • Buku & pendidikan
    • Fashion & aksesori
    • Produk rumah tangga tertentu

Ini akan membantu menjaga margin laba lebih sehat sejak awal.

7.2 Pertimbangkan PPh Final UMKM 0,5% jika omzet masih kecil

  • Hitung dulu estimasi omzet tahunan Anda
  • Jika masih di kisaran di bawah Rp4,8 miliar per tahun, diskusikan dengan konsultan pajak untuk:
    • Memanfaatkan tarif 0,5% omzet
    • Menghindari potongan rutin 2% PPh 23 di setiap transaksi
  • Atur pembayaran PPh Final secara teratur via DJP Online

7.3 Manfaatkan program subsidi dan promo platform

  • Daftar di program Gratis Ongkir / Subsidi Ongkir TikTok (biasanya ongkir disubsidi platform, bukan penjual)
  • Ikut campaign resmi yang memberikan:
    • Diskon komisi
    • Cashback atau insentif tertentu
  • Ikuti materi resmi di TikTok Seller University untuk memahami promo yang paling menguntungkan

7.4 Rutin cek laporan di TikTok Seller Center

Minimal, biasakan:

  1. Buka Laporan → Ringkasan Transaksi di TikTok Seller Center
  2. Cek detail:
    • Komisi per kategori/produk
    • Potongan pajak
    • Dana bersih per pesanan
  3. Rekap di spreadsheet sederhana (Excel/Google Sheets) sebulan sekali

Dengan begitu, Anda akan:

  • Tahu produk mana yang paling menguntungkan
  • Menyadari jika ada perubahan komisi atau potongan baru
  • Lebih siap saat menyusun laporan keuangan & pajak

8. Langkah Praktis: Mulai Hitung Ulang Harga Jual Anda

Agar bisnis tetap sehat, jangan hanya memikirkan harga saingan, tapi juga:

  1. Catat semua biaya per produk:
    • Harga pokok barang (HPP)
    • Packing & perlengkapan kirim
    • Tenaga kerja (jika ada)
    • Biaya iklan/marketing
  2. Masukkan potongan TikTok Shop:
    • Komisi per kategori
    • Pajak (PPh 23 atau PPh Final 0,5%, sesuai skema Anda)
  3. Tentukan margin laba minimal yang Anda inginkan
    • Misalnya: minimal 30% di atas seluruh biaya
  4. Uji di lapangan dan pantau performa
    • Jika penjualan sepi, evaluasi:
      • Apakah harga terlalu tinggi atau justru value produk belum jelas?
      • Apakah konten video sudah menarik?

Dengan cara ini, Anda tidak lagi kaget setiap kali melihat dana cair, karena sudah paham pola potongannya.


9. FAQ: Pertanyaan Umum tentang Biaya & Pajak TikTok Shop

1. Apakah semua penjual di TikTok Shop otomatis kena PPh 23?
Tidak. PPh 23 hanya dipotong jika Anda mendaftar dengan NPWP. Kalau Anda belum memasukkan NPWP, potongan PPh 23 biasanya tidak diberlakukan, tapi itu bukan berarti Anda bebas kewajiban pajak sebagai wajib pajak di luar platform.

2. Bagaimana cara cek detail potongan komisi dan pajak?
Masuk ke TikTok Seller Center → Laporan → Ringkasan Transaksi. Di sana Anda bisa melihat:

  • Nilai transaksi
  • Komisi TikTok Shop
  • Potongan pajak
  • Dana bersih yang akan dicairkan

3. Apakah ongkos kirim ikut dikenai PPN dan PPh?
Umumnya, dasar pengenaan PPN dan PPh adalah nilai produk, bukan ongkir. Ongkir diperlakukan sebagai komponen terpisah. Namun, perhatikan kembali ketentuan resmi dan invoice yang terbit dari sistem.

4. Bolehkah saya tidak mencantumkan NPWP saat daftar seller?
Boleh. Tapi konsekuensinya:

  • Anda tidak bisa memanfaatkan beberapa fasilitas perpajakan (misalnya mengkredit PPN Masukan)
  • Anda tetap adalah wajib pajak jika memenuhi syarat subjektif & objektif; kewajiban pajak tidak hilang hanya karena tidak mengisi NPWP di platform

5. Apakah TikTok Shop wajib melaporkan transaksi saya ke DJP?
Ya. Sebagai Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPSE), TikTok Shop wajib:

  • Mengumpulkan data transaksi penjual
  • Menyerahkan laporan transaksi penjual secara berkala ke DJP

10. Penutup: Pahami Potongan, Amankan Keuntungan

Memahami biaya TikTok Shop dan kewajiban pajak bukan sekadar urusan akuntansi – ini adalah bagian dari strategi bisnis.

Dengan menguasai hal-hal di atas, Anda bisa:

  • Menentukan harga jual yang realistis dan menguntungkan
  • Memilih kategori produk dengan komisi yang lebih bersahabat
  • Menjalankan usaha secara legal dan aman secara pajak
  • Terhindar dari kejutan saat dana cair ke rekening

Gunakan simulasi dan panduan di artikel ini sebagai titik awal. Untuk keputusan pajak yang lebih spesifik (terutama soal pilihan PPh 23 vs PPh Final 0,5%), sangat disarankan untuk:

  • Konsultasi dengan akuntan atau konsultan pajak
  • Selalu cek pembaruan kebijakan di:
    • TikTok Seller Center
    • Website resmi DJP dan Kementerian Keuangan

Jika Anda sudah paham struktur biaya ini, langkah berikutnya adalah mengoptimalkan konten, konversi, dan strategi produk – agar setiap rupiah potongan tetap menghasilkan keuntungan yang maksimal bagi bisnis Anda.

CTA: Jika artikel ini membantu, Anda bisa menyimpannya atau membagikannya ke sesama pelaku UMKM lain yang sedang belajar jualan di TikTok Shop, agar semakin banyak penjual yang paham cara menghitung keuntungan dengan benar.

Posting Komentar untuk "Biaya TikTok Shop 2025 UMKM: Hitung Keuntungan, Komisi & Pajak Lengkap"