Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1 HEADER

7 Langkah Menentukan Target Audience untuk Bisnis Online

Ada banyak hal yang perlu diputuskan oleh para pebisnis agar bisa fokus pada bisnisnya, dan salah satunya adalah menentukan target audience atau target pasar untuk sebuah bisnis.

Menentukan target pasar atau pelanggan adalah hal utama yang perlu dilakukan perusahaan dan kemudian beralih ke langkah selanjutnya.
Langkah Menentukan Target Audiens untuk Bisnis Online

Pengertian target audience 

Target audiens adalah  adalah sekelompok konsumen tertentu yang paling potensial dan menginginkan produk atau jasa Anda. Atau bisa di artikan juga audiens target Anda adalah kelompok pengguna potensial tertentu yang menginginkan produk atau layanan Anda. Oleh karena itu, target pasar atau grup target Anda ini harus melihat kampanye iklan Anda.


Ada banyak contoh kelompok sasaran (target audience). Secara umum, Contoh kelompok sasaran (target audience) dapat ditujukan kepada kelompok atau di lingkup kalangan tertentu. Baik itu remaja, wanita, pria atau anak-anak.

Para ahli menyarankan untuk tidak berburu semua klien sekaligus, tetapi untuk menemukan audiens target Anda untuk penjualan dan promosi yang lebih efektif. 

Setiyan.my.id telah merangkum dari berbagai sumber artikel lainnya cara melakukannya langkah target audiens untuk bisnis online :

Cara Menentukan Target Audience untuk Bisnis Online

Dibawah ini merupakan langkah dan cara menentukan target market yang bisa kalian terapkan di dalam membangun bisnis :

Langkah # 1: Tentukan target pasar 

Pertama, jawab pertanyaan: siapa klien potensial Anda? Siapa dia? Mengapa dia mungkin tertarik dengan produk Anda? 

Berapa banyak uang yang bersedia dia keluarkan untuk membeli produk kalian? Dalam keadaan apa dia akan mencari toko mu? Ada banyak pertanyaan yang perlu dikumpulan sebagai bahan analisa target. 

Dan Anda harus dengan jelas mengartikulasikan jawabannya. Yaitu dengan menjabarkan secara singkat sasaran target audience dan target market yang dibidik.

Bahkan jika menurut Anda jawabannya sudah jelas, ada baiknya meluangkan waktu satu atau dua menit untuk menuliskan catatan terperinci beserta jawabannya.

Langkah Menentukan Target Audiens untuk Bisnis Online

Cara menentukan target market :

Pertama,  pikirkan tentang demografi dasar   seperti jenis kelamin, usia, lokasi, pendapatan rumah tangga, tingkat pendidikan, hobi, minat, dan tujuan hidup prospek Anda.

Kedua,  pertimbangkan  kapan pelanggan cenderung mencari Anda. Ini biasanya selalu merupakan hasil dari beberapa faktor eksternal atau musim.

Selanjutnya, tanyakan pada diri Anda  bagaimana mereka akan menemukan bisnis Anda.  Apakah mereka akan mencari produk Anda di internet? 

Atau minta saran teman? Atau akankah mereka melihat poster atau posting iklan di jejaring sosial?

Terakhir,  tentukan mengapa mereka menginginkan Anda . Anda harus mengartikulasikan mengapa dan bagaimana Anda akan memenuhi permintaan klien dengan sebaik-baiknya.

Toko online Anda mungkin memiliki satu atau lebih target pasar. Memahami potret klien memengaruhi antarmuka situs Anda, pembentukan blok informasi dan deskripsi produk, desain sumber daya online, format komunikasi di jejaring sosial. Anda perlu tahu dengan siapa Anda berkomunikasi.

Langkah # 2: Kumpulkan Informasi Pelanggan

Semakin banyak data yang dapat Anda kumpulkan tentang prospek - dengan asumsi itu adalah data yang benar - semakin besar kemungkinan Anda membuat profil pelanggan yang mencerminkan perilaku seluruh segmentasi pasar berdasarkan yang Anda targetkan. 


Anda dapat mengumpulkan data menggunakan survei pelanggan dan grup fokus, wawancara telepon, survei di situs web dan jejaring sosial Anda, laporan Google Analytics. 

Analisis informasi tentang kelompok usia demografis yang berbeda dan kebiasaan mereka. Ini akan membantu Anda fokus dalam menyiapkan konten dan produk khusus untuk audiens Anda.

Langkah # 3: Tinjau Pesaing atau Kompetitor

Untuk promosi online yang efektif dan penjualan yang sukses, Anda harus mengetahui siapa yang mendominasi pasar di segmen target Anda. 

Lakukan analisis situs dan halaman di jejaring sosial pesaing. Perhatikan bagaimana mereka memposisikan produk atau layanan mereka, bagaimana mereka membentuk konten dan pesan untuk audience, bagaimana mereka berkomunikasi. 

Lihat siapa yang menautkan ke pesaing Anda untuk melihat industri mana yang tertarik dengan produk atau layanan Anda.

Setelah menganalisis semua materi, tentukan apa yang Anda suka dan apa yang tidak Anda sukai dari presentasi pesaing Anda. Anda dapat mengadopsi kasus terbaik untuk bisnis Anda, tetapi Anda perlu mengintegrasikannya ke dalam promosi Anda dengan lebih baik. 

Jangan hanya menyalin. Amati, tiru, dan Modifikasi. Jika pesaing Anda mampu melakukan sesuatu yang unik, analisis situasi ini sebagai kasus pelatihan dan pahami apa orisinalitas produk atau presentasi.

Ingatlah bahwa pesaing Anda sangatlah berharga karena mereka telah melakukan optimasi yang tepat untuk kalian tiru. Saat Anda menelusuri situs mereka, cobalah amati 3 pertanyaan dibawah ini:

  • Apa keuntungan utama mereka?
  • Bagaimana rasanya saat menjelajahi situs web mereka: apakah mereka profesional atau calon pengusaha?
  • Apa yang mereka minta audiens mereka lakukan?

Langkah # 4: lakukan riset Anda

Ada banyak cara untuk mewawancarai audiens target Anda, mulai dari grup fokus hingga survei. Keputusan tentang metode mana yang terbaik untuk Anda harus ditentukan oleh jenis bisnis Anda serta tahapannya.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami poin-poin rasa sakit dan keinginan audiens target Anda sehingga Anda dapat lebih menentukan siapa pelanggan ideal Anda dan apa yang dia butuhkan.

Jika Anda sudah memulai bisnis Anda, disarankan agar Anda menggunakan pengujian terpisah.

Beginilah cara meningkatkan penargetan dan strategi pemasaran mereka, dan ini adalah salah satu cara paling efektif dalam membangun bisnis Anda untuk mengumpulkan data dan membuat perubahan.

Wawancara tatap muka dengan calon pelanggan bisa memakan waktu dan sulit untuk dikoordinasikan, tetapi ini adalah penelitian terbaik jika Anda baru memulai bisnis. 

Hal utama adalah mewawancarai orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat untuk mendapatkan sudut pandang yang berbeda. Dari wawancara ini, Anda harus mendapatkan pemahaman yang lebih sempit tentang bagaimana Anda akan menentukan audiens target Anda.

Anda juga dapat memesan survei melalui layanan grup seperti  SurveyMonkeyAudience  atau  GoogleConsumerResearch. Tetapi penelitian semacam itu dapat menghabiskan biaya mulai dari beberapa ratus hingga jutaan rupiah jika Anda mendapatkan beberapa ratus jawaban.

Langkah nomor #5: Pelajari Bisnis Online Anda

Setelah Anda menggali dan menemukan siapa basis pelanggan Anda, inilah saatnya untuk bertindak. Tentukan apa yang akan dan tidak akan berhasil untuk audiens Anda, apa yang Anda lewatkan untuk bekerja dengan audiens target.

Anda dapat menyesuaikan produk atau layanan Anda, mengelompokkan daftar email Anda, dan lainnya sesuai dengan kebutuhan pelanggan Anda. Kemudian mereka akan merasa seolah-olah Anda membuat produk atau layanan Anda hanya untuk mereka.

Gunakan temuan penelitian untuk mengukur cara terbaik untuk berkomunikasi dengan basis pelanggan Anda. Identifikasi platform terbaik untuk komunikasi dan generasi prospek.

Baca juga: Tips Strategi Pemasaran Produk Online Agar Bisnis Efektif

Langkah # 6: evaluasi dan uji solusi Anda

Setelah Anda memutuskan rencana tindakan, pastikan itu benar-benar berfungsi. Setelah Anda memiliki garis dasar, Anda perlu memastikan bahwa mereka bergerak ke arah yang benar. Jika Anda tidak memiliki pemahaman dasar, Anda harus mencari verifikasi eksternal.

Anda dapat mengulangi pengujian terpisah untuk memastikan strategi pemasaran Anda berhasil. Metrik seperti rasio konversi dan rasio pentalan juga akan berubah jika Anda menuju ke arah yang benar.


Langkah # 7: hindari kesalahan umum

Tidak peduli siapa audiens Anda, ada beberapa kesalahan pemula yang perlu Anda sadari.

Mulailah dengan presentasi. Bahkan layanan yang paling kompleks pun membutuhkan deskripsi sederhana. Pastikan bahasa yang Anda gunakan di situs Anda cocok dengan basis pelanggan Anda.

Berkomunikasi dengan pelanggan Anda di Internet secara terbuka dan ramah mungkin. Seolah-olah Anda melakukannya sambil minum kopi di kafe. Selalu mencoba untuk memahami mengapa pelanggan tidak senang dan apa yang dapat Anda lakukan untuk memperbaikinya dengan cepat.

Membangun reputasi. Jika Anda belum memiliki pelanggan tetap, Anda hanya kehabisan anggaran pemasaran. Jadi berinvestasilah dalam jangka panjang.

Lakukan bisnis yang jujur. Temukan keseimbangan yang tepat antara tetap setia pada diri sendiri, merek Anda, dan mencoba menyesuaikan diri dengan audiens Anda. 

Demikian langkah langkah menentukan target audience dan target market untuk mengebangkan bisnis yang kalian jalankan. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Memahami Dampak Pemasaran Media Sosial Bagi Pebisnis