6 Alasan Sekolah Menerapkan LMS Sebagai Solusi untuk Pembelajaran Jarak Jauh

6 Alasan Sekolah Menerapkan LMS Sebagai Solusi untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Di zaman sekarang ini, pendidikan selalu menjadi  industri inovasi dan pengembangan. 

Apalagi pasca dampak  epidemi, lahirlah konsep sistem manajemen pendidikan, dimana istilah LMS merupakan sistem manajemen pembelajaran menjadi semakin populer dalam pelatihan pendidikan

Peran dan penerapan LMS dalam pelatihan berkontribusi pada pencapaian hasil yang sangat baik.

Apa itu LMS?

Learning Management System “LMS” atau dikenal juga dengan Online Learning Management System diartikan sebagai suatu sistem yang dirancang khusus untuk kegiatan belajar mengajar di lembaga pendidikan. 

LMS memfasilitasi pembelajaran yang konsisten, beragam, dan hemat biaya. Melalui sistem ini, guru dan siswa dapat mengatur, mengelola, menugaskan proses belajar mengajar serta menyiapkan laporan yang merangkum proses dan kualitas belajar mengajar.

Saat ini, LMS diterapkan dan dipercaya oleh banyak sekolah di semua tingkatan, mulai dari sekolah menengah atas hingga universitas, perguruan tinggi,  pusat pelatihan kejuruan dan bahasa asing. 

LMS dapat digunakan melalui web browser  atau aplikasi, sehingga guru dan siswa dapat dengan mudah mengakses sistem dan belajar dari mana saja.

Selain itu, guru dapat memantau kemajuan belajar siswa untuk melakukan penyesuaian yang tepat.

  Baca juga : 5 Learning Management System (LMS) Terbaik untuk Pembelajaran

Alasan Menerapkan LMS Sebagai Solusi untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Alasan Menerapkan LMS Sebagai Solusi untuk Pembelajaran Jarak Jauh

1. Menciptakan konsistensi dalam proses belajar mengajar

Dengan menggunakan LMS yang sama di seluruh sekolah, manajemen sekolah dapat meningkatkan kualitas pengajaran dan peserta didik memiliki pengalaman yang konsisten antara kelas dan istilah.

LMS juga menyediakan data real-time kepada sekolah sehingga guru dan administrator dapat dengan mudah mengevaluasi dan membuat perubahan yang efektif daripada bergantung sepenuhnya pada data akhir tahun.

2. Membangun landasan pembelajaran digital

Menggunakan Canvas LMS untuk memusatkan pembelajaran berarti semua alat pembelajaran online Anda terhubung di satu tempat, sehingga pelajar dapat fokus pada konten, bukan teknologi. 

Penggunaan LMS yang berkelanjutan berarti pembelajaran dapat dilanjutkan di luar kelas fisik tradisional. 

Pembelajar dapat dengan mudah mengakses materi dari mana saja, baik saat berjauhan atau beralih ke pembelajaran jarak jauh.

3. Memanfaatkan investasi di masa pandemi

Selama pandemi ini, agar proses belajar mengajar dapat terus berjalan tanpa gangguan, sekolah telah banyak berinvestasi pada teknologi pendidikan – termasuk perangkat lunak dan perangkat. 

Pendidik telah menginvestasikan banyak waktu untuk memindahkan materi dan pelajaran secara online, dan kini guru dapat memanfaatkan investasi tersebut berdasarkan platform LMS.

4. Meningkatkan kolaborasi

Untuk kolaborasi antara guru dan siswa, atau antar siswa, ruang kelas tradisional yang tidak menggunakan teknologi seringkali bergantung pada waktu kelas. 

Penggunaan teknologi memungkinkan pelajar dan guru berkolaborasi di luar ruang kelas, seperti melalui Zoom online atau rapat Teams atau menggunakan Google Dokumen untuk bekerja sama dalam suatu proyek. 

Semuanya mendorong kolaborasi, dan komentar, riwayat versi, dan aktivitas dalam alat ini semuanya memberi informasi kepada guru tentang siapa yang berkontribusi dalam aktivitas kelompok dan siapa yang perlu lebih interaktif.

5. Personalisasi pembelajaran

Banyak pelajar yang terbuka terhadap pembelajaran online dan pembelajaran campuran serta telah mengadopsi alat teknologi yang memungkinkan semua orang tetap terhubung, terorganisir, dan memiliki pemahaman yang sama. 

LMS juga menciptakan peluang bagi pendidik untuk memberikan pengalaman belajar yang mendukung pembelajar yang beragam dan gaya belajar yang beragam.

Personalisasi pembelajaran

6. Diversifikasi pengajaran dalam berbagai bentuk

Pelajar sering kali memiliki kebutuhan belajar yang berbeda ketika kembali ke kelas tradisional. Canvas LMS memudahkan untuk membedakan jalur pembelajaran, bahkan di kelas tradisional pada umumnya. 

Pelajar mempunyai otonomi untuk mengakses konten pendidikan sendiri, apakah mereka perlu kembali meninjau sesuatu atau memajukan pembelajaran mereka, pendidikan, atau meninjau latihan, meninjau pelajaran, dan studi lanjutan.

Ringkasan

Dengan demikian, proses belajar mengajar di platform LMS telah membawa banyak manfaat bagi sekolah dan pusat pelatihan, terutama bagi lembaga pendidikan yang ingin meningkatkan proses pelatihan . 

Artikel di atas telah membagikan manfaat dasar sistem manajemen pembelajaran LMS untuk membantu sekolah mendapatkan gambaran umum tentang tren pembelajaran baru dan potensi yang menerapkan LMS di sekolah. Semoga bermanfaat.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url